Subscribe:

Tentang Template :

Pertimbangan Menambah Momongan

 
Keputusan untuk menambah anak bahkan lebih sulit dari memiliki anak pertama, bahkan ada komentar yang menyatakan bahwa "menambah satu anak berarti pekerjaan ayah dan ibu menjadi dua kali lipat." 




Hal tersebut menjadi nyata bila dikaitkan dengan kenyataan bahwa menambah anak tak saja menyangkut masalah "punya anak", tetapi lebih merupakan sebuah perubahan dalam keluarga. Dengan menambah anak, maka gaya hidup, alur keuangan, pembagian pekerjaan, hubungan kekeluargaan, dan tentu saja hubungan dengan anak yang sudah ada, akan berbeda.



Bila saat ini bunda dan ayah sedang merencanakan untuk menambah momongan, beberapa hal berikut mungkin dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum membuat keputusan.

Usia buah hati bunda
Dalam hal ini, tidak ada jawaban yang salah atau benar, meskipun sebaiknya kehamilan ditunda bila si kecil masih berusia di bawah 6 bulan.

Banyak yang beranggapan bahwa semakin bertambah usia seorang anak, semakin baik. Dengan demikian, mereka punya waktu banyak bersama Anda, mereka juga dapat mengerti bila diajak membicarakan kehadiran adik lagi.

Namun, ada juga yang beranggapan bahwa anak dengan beda usia yang tidak terlalu jauh justru akan menjadi teman bermain yang mengasyikkan. Sementara pihak orang tua diuntungkan karena tak perlu repot-repot mengurus anak kecil lagi.

Perubahan gaya hidup
Apakah kehidupan keluarga saat ini sudah mapan dengan kehidupan rutin bersama anak-anak yang lain? Apakah Anda sudah mempunyai strategi dalam hal merawat dan mendidik anak dengan baik? Apakah seisi rumah cukup tidur malam dengan tenang? Apakah sebagai suami istri, masih punya cukup waktu untuk berdua? Atau apakah bunda ingin kembali bekerja dan menikmatinya?

Kondisi keuangan keluarga
Uang memang bukan segala-galanya, tetapi untuk membesarkan anak-anak kita memerlukan uang. Jadi, perhitungkan uang yang diperlukan bagi setiap anak untuk kebutuhan sehari-harinya.

Caranya, pertimbangkanlah jumlah pendapatan, buat kalkulasi yang jelas untuk setiap pos pengeluaran. Banyak bunda yang merasa kesulitan untuk tetap terus bekerja sesudah melahirkan anak kedua ataupun ketiga. Nah, harus dipikirkan kembali… sanggupkah bunda berhenti bekerja? Atau, sanggupkah bunda membayar jasa baby sitter yang kompeten bila tetap ingin bekerja?

Usia bunda
Faktor usia merupakan faktor penting, terutama bagi wanita. Banyak wanita yang masih dapat hamil di usia awal 40-an, tetapi kesuburan rata-rata menurun secara drastis saat mencapai usia 35.

Sebagai ilustrasi, bila saat ini, usia bunda telah mencapai 38 tahun dan masih menginginkan dua anak lagi, maka bunda tidak bisa mengatur kehamilan dengan masing-masing jarak usia tiga tahun.

Lain halnya, bila usia bunda masih di bawah 30 tahun dan tidak punya masalah kesehatan yang membahayakan kehamilan, Anda masih punya kesempatan untuk mengatur waktu.

Kesepakatan bersama pasangan
Kadang-kadang, hanya salah satu yang siap, sementara pasangannya tidak siap. Tidak mudah, memang, untuk selalu seiring dan sejalan. Langkah pertama yang perlu adalah membicarakan perbedaan sudut pandang di antara Anda dan pasangan.

Ikuti kata hati
Tentu saja, Anda dapat membaca sederetan aturan-aturan dan definisi mengenai sisi positif dan negatif, namun yang paling penting adalah keputusan yang diambil yang sesuai dengan hati nurani Anda. Ikuti kata hati. Bila Anda menginginkan anak dan begitu pula pasangan, mungkin kehidupan Anda akan berubah.



(sumber : BKKBN.go.id)

Makanan Tepat Selama Menyusui Bayi

Di samping perawatan bayi, yang juga sangat penting adalah merawat kesehatan bunda. Sebab, kesehatan bayi sedikit banyak juga tergantung pada kondisi ibunya. Demikian pula dengan asupan makanannya, terutama bagi ibu yang menyusui. ASI yang diberikan ibu memang berkualitas dan sangat berguna bagi kesehatan dan tumbuh kembang bayi, namun mutunya tetap harus dijaga.



Santapan yang sebaiknya dikonsumsi para bunda yang sedang menyusui harus mengandung makanan bergizi, namun dalam jumlah yang lebih banyak. Menurut Dr. William Sears dalam bukunya The Baby Book, bila Anda menyantap makanan yang baik untuk Anda, Anda akan memiliki lebih banyak energi dan merasa lebih baik, seperti pada masa nifas dan saat stres karena menjadi ibu baru. Untuk gizi seimbang, Dr. Sears menyarankan kelima kelompok makanan dasar ini:
  1. kelompok nasi, serealia, roti gandum, atau pasta
  2. kelompok sayuran
  3. kelompok buah-buahan
  4. kelompok ikan, daging, unggas, kacang kering, telur, dan kacang
  5. kelompok susu, yoghurt, dan keju.

Selain itu, konsumsilah makanan dari masing-masing kelompok tersebut sambil memerhatikan tiga kelompok dasar kalori:
  1. Karbohidrat, harus terdapat dalam 50-55 persen dari total kalori harian, dan porsi  utama dari sumber energi ini harus dalam bentuk gula sehat, terutama biji-bijian, nasi atau pasta, dan buah.
  2. Lemak yang menyehatkan, yang harus terdapat dalam 30 persen dari total kalori harian.
  3. Protein, harus terdapat dalam 15-20 persen dari total kalori harian.

Yang juga perlu ditambahkan ke dalam menu makanan ibu menyusui adalah:
  1. Kalsium. Anda memerlukan banyak kalsium selama kehamilan dan masa menyusui. Penelitian menunjukkan bahwa kalsium yang diambil dari tulang ibu selama masa menyusui akan kembali selama dan setelah masa penyapihan, dengan kepadatan tulang yang lebih baik dibandingkan sebelum masa kehamilan. Bila Anda tidak suka minum susu, atau alergi ketika meminumnya, gantikan dengan makanan nonsusu kaya kalsium seperti ikan sarden, kacang kedelai, brokoli, buncis, ikan salmon, tahu, daun-daunan hijau, kangkung, manisan anggur, dan jus wortel. Tambahkan juga keju dan yoghurt bila Anda tidak alergi.
  2. Zat besi. Asupan makanan yang mengandung zat besi dalam jumlah cukup sangat penting bagi ibu yang baru saja melahirkan. Beberapa makanan kaya zat besi adalah ikan, unggas, dan jus buah prune. Untuk memperbaiki penyerapan zat besi dari makanan, minum atau santaplah makanan yang kaya akan vitamin C bersamaan dengan beberapa kombinasi makanan seperti daging bakso dan saus tomat, sereal kaya zat besi, dan jus jeruk.
  3. Suplemen bila perlu. Anda tetap dapat mengonsumsi suplemen makanan dan vitamin selama hamil, kecuali bila dokter Anda menyarankan suplemen yang lain.
  4. Air putih. Air putih adalah minuman terbaik bagi ibu menyusui. Minumlah segelas air putih (boleh juga diganti dengan jus buah sesekali), sesaat sebelum Anda menyusui. Minumlah kapan saja Anda merasa haus, minimal delapan gelas sehari. Jangan tunda minum sampai Anda selesai menyusui bayi, sebab bisa membuat Anda kekurangan cairan.

Seputar Persalinan Kembar

Kehamilan multipel (multiple pregnancy) adalah suatu kehamilan dengan dua janin atau lebih. Sering disebut juga sebagai kehamilan kembar (twin pregnancy). Ibu yang melahirkan bayi kembar akan lebih banyak membutuhkan dukungan, baik itu secara lahiriah maupun jasmaniah. Kehamilan kembar memang beresiko terhadap persalinan yang lebih besar dibanding kehamilan tunggal. Kesulitan yang sering didapati antara lain anemia, air ketuban meningkat 10 kali lipat sehingga rahim lebih meregang dan menyebabkan resiko persalinan prematur, kontraksi rahim kurang dan pendarahan sesudah melahirkan meningkat. Namun, dengan segala risiko tersebut jangan membuat Anda merasa terbebani. Yang penting, rajin berkonsultasi ke dokter dan ikuti semua saran kesehatan bagi kehamilan dan persalinan kembar untuk mencegah segala kemungkinan.


Berikut ini ada beberapa saran yang dapat diikuti untuk mempersiapkan kelahiran si kembar:
  • Kontrol kehamilan lebih sering dari biasanya, kira-kira pada usia kehamilan 24 minggu dianjurkan tiap 2 minggu sekali dan saat kehamilan 36 minggu tiap seminggu sekali.
  • Perbanyak istirahat dengan sering berbaring, sehingga aliran darah ke plasenta meningkat dan pertumbuhan janin menjadi lebih pesat.
  • Setelah usia kehamilan 30 minggu hendaknya Anda menghindari diri dari berpergian jauh dan berhubungan seks.
  • Perbanyak makanan mengandung protein, dan makanlah lebih sering, namun dengan porsi lebih sedikit. Karena kebutuhan zat besi pada ibu hamil kembar lebih besar untuk mencukupi kebutuhan 2 janin dan agar pengeceran volume darah ibu lebih meningkat. Karenanya, ibu perlu sering melakukan pemeriksaan kadar Hb dan mengetahui jenis golongan darah serta rhesus ibu untuk persiapan tranfusi jika diperlukan.
  • Minum secara teratur suplemen penambah darah yang diberikan oleh dokter untuk mencegah anemia dan sekaligus sebagai nutrisi untuk kedua janin.

BATAS waktu kelahiran anak kedua antara 5 - 15 menit sesudah anak pertama. Jika terlalu cepat, trauma persalinan pada anak kedua lebih besar (setelah ikut stress pada waktu anak pertama lahir, harus mengalami stress lagi pada persalinannya sendiri). Jika terlalu lama, dapat terjadi hipoksia.

Beberapa kepustakaan menganjurkan penundaan pemotongan tali pusat (delayed clamping) setelah lahir anak pertama, atau darah dari potongan tali pusat anak pertama diurut kembali ke arah plasenta, untuk memberi tambahan pada anak kedua yang masih berada di dalam. Namun manfaat hal-hal ini masih kontroversial. Masalah Yang Mungkin Terjadi Pada Saat Persalinan Bayi Kembar

  1. Mungkin anak pertama melintang atau sungsang dan anak kedua memanjang yang biasa disebut posisi 69 (terjadi posisi saling mengunci / interlocking). Interlocking ini dimungkinkan karena pada kehamilan kembar umumnya janin tidak terlalu besar, sedangkan cairan ketuban lebih banyak dari biasanya. Akibatnya, sering terjadi perubahan posisi janin. Bila anak pertama letaknya membujur, maka persalinan dilakukan seperti biasa. Yang harus diwaspadai justru pada anak kedua, baik letak sungsang maupun kepala. Kalau letak sungsang, maka ketubannya harus dipecahkan dan dibantu kelahiran lewat bokong. Kakinya ditarik keluar.
  2. Mungkin terjadi prolaps tali pusat (risiko tinggi karena bayi kecil).
  3. Mungkin ada plasenta previa.
  4. Pada kembar monoamniotik, dapat terjadi saling melilit / kusut pada tali pusat janin (dapat terlilit / terkait dengan ekstremitasnya sendiri atau saudaranya, atau dengan tali pusat saudaranya).
  5. Pendarahan sesudah melahirkan. Pendarahan dapat terjadi dalam 24 jam pertama atau sekunder sesudah itu. Normalnya tidak lebih dari 500 cc. Penyebabnya antara lain terlepasnya sebagian plasenta dari rahim, perlukaan jalan rahim, atonia uteri (tak adanya kontraksi rahim), dan kelainan proses pembekuan darah.

Kembar menyebabkan rahim sangat meregang dan rahim yang meregang cenderung mengalami kontraksi sebelum kehamilan mencapai usia yang matang. Akibatnya bayi kembar sering dilahirkan secara prematur dan memiliki berat badan yang rendah, kurang dari 2500gr. Karena berukuran kecil, mereka mempunyai risiko mudah terserang sakit sesudah lahir dan perkembangannya pun lebih lambat dari pada bayi tunggal. Untuk menentukan bagaimana pertumbuhan janin, dapat diketahui dari perubahan berat badan ibu selama awal, pertengahan dan akhir kehamilan. Perhitungan pertambahan berat badan sebagai berikut:
  • Bayi kembar yang ibunya mempunyai berat badan rendah akan bertambah 2,5 kg pada minggu ke-20; 6,5 kg pada minggu ke-28; dan 12,5 kg pada minggu ke-36.
  • Bayi kembar yang ibunya mempunyai berat badan sedang naik 7,5 kg pada minggu ke-20, bertambah 5 kg pada minggu ke-28; dan bertambah menjadi 19 kg pada minggu ke-36.
  • Kenaikan berat badan Ibu selama dua trimester pertama mempunyai dampak besar yang menentukan berat badan waktu lahir.
Terapi nutrisi juga harus diterapkan bagi semua wanita yang hamil kembar. Hal tersebut berlaku untuk semua wanita dengan segala berat badan untuk membantu memastikan pertumbuhan janin optimal dan berat badan lahir lebih tinggi.