Subscribe:

Tentang Template :

Showing posts with label Menstruasi. Show all posts
Showing posts with label Menstruasi. Show all posts

Mengapa Siklus Menstruasi Terganggu

Sebagian besar perempuan pernah mengalami kondisi di mana menstruasi tidak teratur. Siklus tidak teratur ini bisa berarti memendek atau memanjang harinya.

Menstruasi adalah serangkaian perubahan tubuh seorang wanita untuk mempersiapkan kehamilan. Setiap bulannya uterus tumbuh menjadi lapisan baru (endometrium) yang siap dibuahi. Ketika sel telur tidak dibuahi maka ia akan keluar dan ini yang dinamakan menstruasi. Perempuan mulai mengalami menstruasi  antara usia 11 hingga 14 tahun dan berhenti saat menopause sekitar usia 50-an.


Untuk mengetahui apakah siklus menstruasi Bunda teratur atau tidak tentunya kita harus tahu bagaimana siklus menstruasi yang teratur. Rata-rata siklus yang teratur adalah 28 hari. Dihitung dari hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi berikutnya.

Kenapa tidak teratur?
Menstruasi tidak teratur disebabkan oleh beberapa faktor terutama hormon. Berikut faktor-faktor penyebabnya :

• Hormon
Hormon estrogen dan progesterone memiliki peran besar dalam setiap siklus menstruasi. Jika hormon estrogen kurang, maka siklus menstruasi bisa semakin lama. Demikian pula sebaliknya jika hormon ini berlebih maka siklus menjadi lebih cepat.

• Berat badan
Naiknya berat badan secara drastis mempengaruhi siklus menstruasi. Begitu juga dengan turunnya berat badan yang signifikan. Untuk itu penting tetap berada di garis berat badan ideal.

• Obat-obatan
Beberapa jenis obat-obatan ternyata dapat mempengaruhi hormon. Terutama pil KB yang berpengaruh besar terhadap kadar hormon.

• Stress
Tentunya stress memiliki dampak yang buruk termasuk mengganggu siklus menstruasi Bunda. Memiliki waktu beristirahat yang cukup sangat disarankan untuk tetap dalam siklus menstruasi yang normal.

• Olahraga Berlebihan
Olahraga memang baik untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Tetapi bila berlebihan juga bisa mengakibatkan dampak negatif, salah satunya mengganggu siklus menstruasi.

Bagaimana Mengatasinya?
Untuk mengembalikan siklus menstruasi kembali normal kita harus mengetahui terlebih dahulu penyebabnya. Misalnya karena olahraga berlebihan. Tentunya Bunda harus berolahraga yang lebih ringan. Bila stress maka Bunda harus menenangkan pikiran dan meluangkan waktu dari rutinitas sehari-hari yang padat.

Kapan harus ke dokter?
Siklus normal menstruasi memang 28 hari, namun perempuan yang memiliki siklus 21-35 hari masih dapat dikatakan normal. Terlebih lagi remaja bisa mengalami siklus hingga 45 hari. Tetapi siklus tidak dapat dikatakan normal bila melebihi angka tersebut. Periksalah ke dokter bila Bunda merasa ada kelebihan 7 hari dalam siklus menstruasi selama tiga kali berturut-turut.

Tips :
Sisihkan waktu untuk rileks dan memanjakan diri setiap hari. Hal ini dapat menghindari kita dari stress yang bisa mengganggu siklus menstruasi.

Menstruasi

Menstruasi atau haid mengacu kepada pengeluaran secara periodik darah dan sel-sel tubuh dari vagina yang berasal dari dinding rahim wanita. Menstruasi dimulai saat pubertas dan menandai kemampuan seorang wanita untuk mengandung anak, walaupun mungkin faktor-faktor kesehatan lain dapat membatasi kapasitas ini. Menstruasi biasanya dimulai antara umur 10 dan 16 tahun, tergantung pada berbagai faktor, termasuk kesehatan wanita, status nutrisi, dan berat tubuh relatif terhadap tinggi tubuh. Menstruasi berlangsung kira-kira sekali sebulan sampai wanita mencapai usia 45 - 50 tahun, sekali lagi tergantung pada kesehatan dan pengaruh-pengaruh lainnya. Akhir dari kemampuan wanita untuk bermenstruasi disebut menopause dan menandai akhir dari masa-masa kehamilan seorang wanita. Panjang rata-rata daur menstruasi adalah 28 hari, namun berkisar antara 21 hingga 40 hari. Panjang daur dapat bervariasi pada satu wanita selama saat-saat yang berbeda dalam hidupnya, dan bahkan dari bulan ke bulan tergantung pada berbagai hal, termasuk kesehatan fisik, emosi, dan nutrisi wanita tersebut.


Menstruasi merupakan bagian dari proses reguler yang mempersiapkan tubuh wanita setiap bulannya untuk kehamilan. Daur ini melibatkan beberapa tahap yang dikendalikan oleh interaksi hormon yang dikeluarkan oleh hipotalamus, kelenjar dibawah otak depan, dan indung telur. Pada permulaan daur, lapisan sel rahim mulai berkembang dan menebal. Lapisan ini berperan sebagai penyokong bagi janin yang sedang tumbuh bila wanita tersebut hamil. Hormon memberi sinyal pada telur di dalam indung telur untuk mulai berkembang. Tak lama kemudian, sebuah telur dilepaskan dari indung telur wanita dan mulai bergerak menuju tuba Falopii terus ke rahim. Bila telur tidak dibuahi oleh sperma pada saat berhubungan intim (atau saat inseminasi buatan), lapisan rahim akan berpisah dari dinding uterus dan mulai luruh serta akan dikeluarkan melalui vagina. Periode pengeluaran darah, dikenal sebagai periode menstruasi (atau mens, atau haid), berlangsung selama tiga hingga tujuh hari. Bila seorang wanita menjadi hamil, menstruasi bulanannya akan berhenti. Oleh karena itu, menghilangnya menstruasi bulanan merupakan tanda (walaupun tidak selalu) bahwa seorang wanita sedang hamil. Kehamilan dapat di konfirmasi dengan pemeriksaan darah sederhana.